KH. Ahmad
Bishri Mbaru
Ulama yang mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan Islam melalui jalur pendidikan — dan mendirikan YPI Nurul Ulum pada 1947 sebagai warisan nyata perjuangannya.

"Dakwah Islam tidak bisa dipisahkan dari dunia pendidikan."
KH Ahmad Bishri adalah ulama yang mengabdikan hidupnya untuk menyebarkan Islam di Dusun Mbaru, Desa Banjarejo, Kecamatan Padangan, Bojonegoro. Jauh sebelum yayasan ini berdiri, beliau sudah aktif berdakwah melalui jalur pendidikan sejak masa pendudukan Jepang.
Pada tahun 1947, tepat setelah Indonesia merdeka, beliau mewujudkan cita-cita besarnya dengan mendirikan Yayasan Pendidikan Islam Nurul Ulum di Desa Mbaru — menjadikannya yayasan pendidikan Islam pertama di Kecamatan Padangan yang berdiri secara formal pasca kemerdekaan. Sejak saat itulah nama beliau lekat dengan panggilan Mbah Bishri Mbaru.
Selain sebagai pendiri yayasan, beliau juga dikenal sebagai salah satu pengurus pertama NU Padangan-Bojonegoro sejak tahun 1938, serta tokoh yang bersama KH Rachmat Zuber gigih memperjuangkan berdirinya Ma'arif NU Bojonegoro.
Perjalanan Ilmu dan Pembentukan Karakter
Perjalanan keilmuan KH Ahmad Bishri tidak lepas dari sosok besar gurunya, KH Hasyim Jalakan — ulama terkemuka yang dikenal sebagai sohib Tashrifan Padangan. Sejak usia belia, setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Ahmad Bishri mengabdi langsung di kediaman KH Hasyim Jalakan.
Kedekatan keduanya begitu mendalam hingga KH Hasyim Jalakan mengangkatnya sebagai anak angkat, sekaligus memberikan nama depan "Ahmad" — sebelumnya beliau hanya dipanggil Bishri.
Kepercayaan KH Hasyim Jalakan terhadap muridnya ini sangat besar — Ahmad Bishri kerap ditunjuk untuk menggantikan sang guru mengisi pengajian ketika berhalangan hadir.
Amanah yang Menjadi Fondasi Yayasan
Pendirian Yayasan Pendidikan Islam Nurul Ulum bukan semata inisiatif pribadi, melainkan juga perwujudan amanah dari sang guru. KH Hasyim Jalakan secara khusus menugaskan Ahmad Bishri untuk berjuang di Padangan melalui jalur pendidikan.
Mengemban amanah tersebut, Ahmad Bishri giat membangun majelis ta'lim di seluruh kawasan Padangan sebagai pondasi awal gerakan pendidikan Islam. Puncak dari seluruh ikhtiar itu adalah berdirinya Yayasan Pendidikan Islam Nurul Ulum pada 1947, yang hingga kini menjadi warisan nyata perjuangan beliau.
Nasab dan Latar Keluarga
KH Ahmad Bishri lahir pada tahun 1920 di Dusun Mbarangan, Kuncen Padangan, dan wafat pada tahun 1993. Beliau berasal dari Bani Mbarangan, dengan kakek buyut Kiai Sanusi Mbarangan sebagai ulama setempat.
